Pemberdayaan Komunitas PILAR SAP melalui Penerepan Pengendalian Mutu Sederhana pada Produk Herbal Rumah Tangga

Authors

  • Vina Juliana Anggraeni Universitas Bhakti Kencana Author
  • Asep Roni Universitas Bhakti Kencana Author
  • Deden Indra Dinata Universitas Bhakti Kencana Author
  • Anne Yuliantini Universitas Bhakti Kencana Author
  • Ilyas Nur Fatahillah Universitas Bhakti Kencana Author

DOI:

https://doi.org/10.63866/pemas.v3i2.128

Kata kunci:

Analisis Sederhana, Pemberdayaan Komunitas, Pengendalian Mutu, Produk Herbal

Abstrak

Produksi minuman herbal rumah tangga di tingkat komunitas terus berkembang sebagai bagian dari pemanfaatan bahan alam lokal dan penerapan gaya hidup sehat. Namun, proses pengolahan produk herbal masih banyak dilakukan secara tradisional tanpa penerapan pengendalian mutu sederhana, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas, keamanan, dan konsistensi produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunitas PILAR SAP dalam menerapkan pengendalian mutu sederhana pada produk herbal rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui identifikasi potensi komunitas, penyuluhan, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Kegiatan diikuti oleh 33 peserta yang terdiri atas orang tua dan anggota komunitas Sekolah Alam Purwakarta. Program meliputi pelatihan pembuatan minuman herbal serta penerapan uji pH dan uji organoleptik sebagai bentuk pengendalian mutu sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menjaga mutu, higienitas, dan konsistensi produk herbal rumah tangga. Peserta juga mampu menerapkan analisis sederhana secara mandiri pada produk yang dibuat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan pengendalian mutu sederhana dapat menjadi pendekatan aplikatif dalam pemberdayaan komunitas untuk mendukung pengembangan produk herbal yang lebih aman dan berkualitas.

Unduhan

Download data is not yet available.

Referensi

Ambigaipalan, P., & Shahidi, F. (2017). Bioactive peptides from shrimp shell processing discards: Antioxidant and biological activities. Journal of Functional Foods, 34, 7–17.

Astryna, S. Y., & Nurhayati, N. (2025). PEMANFAATAN KIMIA BAHAN ALAM DALAM EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK HERBAL RAMAH LINGKUNGAN BAGI MASYARAKAT. JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN, 7(1), 177–180.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2019 tentang persyaratan keamanan dan mutu obat tradisional. BPOM RI.

Gafur, A., & Rizki, M. I. (2021). Penerapan Teknologi Modified Sortation untuk Standarisasi Mutu Produk Kelompok Mitra “Rumah Herbal” Banjarbaru. PRO SEJAHTERA (Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(1).

Israel, B. A., Eng, E., Schulz, A. J., & Parker, E. A. (2012). Methods for community-based participatory research for health. John Wiley & Sons.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019 (Kementrian). Kementrian Kesehatan RI.

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. (1993). Building communities from the inside out.

Lawless, H. T., & Heymann, H. (2010). Sensory evaluation of food: principles and practices. Springer Science & Business Media.

Puteri, A. O., Fakhriyah, F., Wasilah, S., Skripsiana, N. S., & Noor, M. S. (2021). Pelatihan Pengolahan Produk Jahe Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 1(1), 59–66.

Shahidi, F., & Ambigaipalan, P. (2015). Phenolics and polyphenolics in foods, beverages and spices: Antioxidant activity and health effects–A review. Journal of Functional Foods, 18, 820–897.

Silfiyah, K., & Basith, A. (2025). PENDAMPINGAN PENDAMPINGAN PRODUKSI TEH RIMPANG ALAM (TERA) DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA KRANGKONG BOJONEGORO: PENDAMPINGAN PRODUKSI TEH RIMPANG ALAM (TERA) DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA KRANGKONG BOJONEGORO. Al-Umron: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 92–102.

Wildan, M. R. A., Siregar, J. P., Andra, T. T., Nasution, J. F., Immanuel, A., Padyla, A., Kartika, A., Sari, A. A., Rahmadi, R. A., & Atmaghandi, D. T. (2026). Budi Daya Tanaman Herbal & Optimalisasi Ekonomi Lahan Gambut Desa Jati Mulyo. Penerbit NEM.

World Health Organization. (2013). WHO traditional medicine strategy 2014–2023. World Health Organization.

Zayani, N., Yuntarisa, A. P., & Andriani, L. (2025). Monograf Budi Daya dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA): Strategi Mewujudkan Kemandirian Kesehatan dan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal. Penerbit NEM.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-17

Issue

Bagian

Artikel

Bagaimana cara mengutip

Juliana Anggraeni, V., Asep Roni, Deden Indra Dinata, Anne Yuliantini, & Ilyas Nur Fatahillah. (2026). Pemberdayaan Komunitas PILAR SAP melalui Penerepan Pengendalian Mutu Sederhana pada Produk Herbal Rumah Tangga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (PEMAS), 3(2), 97-104. https://doi.org/10.63866/pemas.v3i2.128